Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Jadi Fokus PEN

Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Kelautan & Perikanan dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah implementasi pemulihan ekosistem pesisir. Upaya ini merupakan komitmen bersama untuk berjuang disektor padat karya dalam rangka merehabilitasi ekosistem pesisir. Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Jadi Fokus PEN

KKP melaksanakan program padat karya sebagai upaya PEN sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo untuk memberikan stimulus ekonomi dibidang kelautan dan perikanan dalam bentuk program padat karya. Dalam rangka memulihkan ekosistem pesisir, salah satu upaya yang dilakukan adalah penanaman tanaman  mangrove secara besar-besaran diwilayah yang telah ditetapkan KKP sendiri.

Dari data yang ada, Indonesia memiliki 3,311 juta ha lahan mangrove nasional. Hal tersebut adalah jumlah yang masih terbilang sedikit jika berkaca bahwa Indonesia adalah negara berbasis kepulauan yang memiliki panjang garis pantai terpanjang kedua didunia yakni 95.181 km.

pohon mangrove (Rhizophora mangle) (Kompas)

Oleh karena hal tersebut, tanaman mangrove untuk rehabilitasi ekosistem pesisir adalah salah satu upaya untuk memberi manfaat bagi ekosistem dan juga terkhusus kepada masyarakat agar ikut serta memelihara keberlangsungan ekosistem pesisir.

Perlu diketahui bahwa kerusakan ekosistem pesisir kini menjadi momok menakutkan jika tidak segera ditanggulangi. Ada beberapa problem yang klasik dan alami seperti sedimentasi dan abrasi pantai, adapula problem dikarenakan oleh manusia seperti konversi lahan (reklamasi pantai) dan pencemaran (tumpahan minyak). Kesemuanya hala tersebut menjadi kompleks dalam penanganan rehabilitasi ekosistem pesisir. Belum lagi jika menyoal mengenai kerusakan terumbu karang. Selain itu adapula faktor perubahan iklim yang juga tebtunya sedikit banyak berdampak. Hal tersebut ditandai dengan naiknya muka air laut secara signifikan dari tahun ke tahun.

Hal tersebutlah yang kemudian menjadi esensi rehabilitasi ekosistem pesisir menjadi salah satu hal yang masuk dalam PEN dalam wujud padat karya. Tak dapat dipungkiri bahwa corak masyarakat  Indonesia adalah masyarakat maritim, yang artinya hampir sebagian besar masyarakat bergantung secara ekonomi dengan penghasilan yang difokuskan pada sumber daya alam disektor kelautan. Dimana dari hal tersebutlah, ekosistem pesisir menjadi salah satu habitat yang sangat esensial bagi biodiversitas laut. Komitmen bersama KKP dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjamin hal tersebut. Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Jadi Fokus PEN

Related Article  Solusi Atasi Kemiskinan Nelayan Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Food Estate Masuki Fase Baru
Next post Transplantasi Terumbu Karang Jadi Target PEN