Aksesibilitas Pangan Lokal Harus Ditingkatkan

Pola baru Kementerian Pertanian terus digencarkan dengan mendorong para pelaku UMKM untuk melakukan upaya transformasi dalam menjaga pertumbuhannya, salah satu metode transformasi yang dimaksud yakni dengan melakukan pola usaha dengan memanfaatkan keberadaan teknologi dengan menggunakan semaksimal mungkin keberadaan platform teknologi digital. Dengan konsep tersebut perilaku masyarakat dalam membuka peluang bisnis yang luas dan akses yang baik terhadap pangan lokal bisa dengan mudah tercapai. Pangan lokal dapat terekspos dengan sangat mudah menggunakan platform digital yang ada dengan melihat kecenderungan pola konsumsi yang ada saat ini. Pola konsumsi juga diprediksi berubah pasca pandemi. Aksesibilitas Pangan Lokal Harus Ditingkatkan

Hal ini diakibatkan karena perubahan pola masyarakat terkait pandangannya mengenai pangan sehat dan pangan lokal yang sudah mulai gencar dikampanyekan, dan punya tempat tersendiri dihati masyarakat. Pangan lokal menjadi primadona menarik karena dianggap sebagai ciri khas dan punya local wisdom. Meski harus diakui bahwa, proses pemasaran terhadap pangan lokal masih menuai masalah pada rantai pemasaran. Hal ini dikarenakan karena brand pangan lokal masih belum begitu masif dan banyak produk pangan lokal yang belum memiliki standar mutu yang memadai. Hal ini kemudian yang harus juga menjadi PR tersendiri sebelum pangan lokal diluncurkan dalam proses digitalisasi pasar.

Potensi pangan lokal yang dimiliki Indonesia terbilang sangat kaya. Meski harus diakui memiliki tata kelola yang belum stabil, mulai dari budidaya hingga proses pascapanen. Dari sisi budidaya, proses pemanfaatannya dapat memaksimalkan lahan-lahan rumah tangga. Dari sisi pengolahan, keberadaan pangan lokal dapat membuka keran industri UMKM yang baru, sehingga ada potensi ekonomi yang cukup menjanjikan. Hal itu dipastikan dapat memunculkan pelaku UMKM baru.

Related Article  Tangani Corona Dengan Cara Tradisional

Pangan lokal memang digencarkan guna menghidupkan para pelaku UMKM. Untuk platform digital fungsinya adalah memperkuat proses agribisnis produk pertanian. Selain itu diharapkan semua bisa menggunakan platform digital untuk menciptakan marketplace yang baru. Potensi ekonomi menengah kebawah juga bisa didongkrak secara drastis dengan penggunaan sistem agribisnis yang terintegrasi. Selain itu, penerapan konsep integrasi dengan memendekkan rantai distribusi bisa menjamin kualitas produk yang lebih bermutu. Aksesibilitas Pangan Lokal Harus Ditingkatkan

Bagikan Artikel Ini

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *