Kementan Bidik Peluang Ekspor Komoditas Domba Batur

Pemerintah terus berupaya meningkatkan ekspor berbagai komoditas strategis pertanian, termasuk komoditas peternakan. Salah satu yang berpeluang mengembangkan pasar ekspor ialah daging domba batur.
 
“Peluang perluasan pasar untuk komoditas domba/kambing di pasar global masih sangat terbuka luas,” ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman melalui keterangan tertulis, Minggu, 16 Desember 2023.
 
Selain karena surplus produksi, kata Amran, domba batur Indonesia memiliki kualitas yang dilirik pasar internasional. Peluang ini dinilai harus dimanfaatkan. Terlebih, harga setiap kilogram daging bisa dua kali lipat dari harga daging domba biasa. 

Domba Batur disebut telah memiliki sertifikasi domba layak ekspor. Ini jadi kabar membahagiakan bagi petani, salah satunya kelompok tani program pertanian terpadu (Upland) di Pejawaran Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah.
 
Salah satu anggota kelompok tani di Nanjarnegara Ahmad Sayfullah, 32, mengaku senang dengan pengembangan potensi hewani oleh Upland Project Kementerian Pertanian. Kerja sama riset adaptif dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University antara domba batur dengan domba dorper asal Australia berbuah hasil memuaskan.
 
“Dengan hasil daging premium itu sebenarnya sudah jelas kita itu bisa mempunyai cita-cita kalau kita bisa menjual daging premium ke luar negeri,” kata Sayfullah.

Hasil lab menunjukkan, kualitas premium dapat dilihat dari kandungan gizi dan nutrisi kolesterol yang rendah, asam tak jenuh yang tinggi, prengus yang rendah, bobot potong, keempukan daging dan pangan fungsional dengan kandungan mineral yang baik.
 
Selain kualitas tinggi pada daging, harga jual daging domba batur hasil persilangan dengan dorper sangat tinggi. Ia menyebut harga jual dalam seperempat kilogram daging yang sudah diolah bisa mencapai Rp300 ribu. 
 
Kementan juga berhasil menjalin kerja sama lima produk komoditas pertanian dengan Islamic Chef Cullinary Indonesia (ICCI) pada event Trade Expo Indonesia ke-38. Kesepakatan kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
 
Upland merupakan program pemberdayaan petani dengan memegang konsep integrasi antara sektor hulu dan pascapanen yang berjasama dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund For Agricultural Development (IFAD).

Related Article  Pertama Kalinya, Kementan Sukses Ekspor Ayam Hidup ke Singapura