Membuat Kebun Kecil di Rumah dengan Teknik Hidroponik

Seiring berjalanannya waktu, lahan yang luas mulai terkikis dilahap oleh pembangunan-pembangunan menara baru akibat pertambahan penduduk imigrasi, maupun urbanisasi. Maka dari itu, kita diharuskan untuk berkreasi dengan memanfaatkan apa yang ada disekitar kita. Membuat Kebun Kecil dengan Teknik Hidroponik

Sahabat tanilogic, jika kalian memiliki lahan sempit dan ingin memiliki kebun sendiri dirumah, cobalah menggunakan teknik penanaman menggunakan hidroponik yang menurut definisinya ialah menanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya, melainkan menggunakan air.


Selain tidak memakan tempat, cara pengaplikasiannya juga mudah dilakukan.
Contoh tanaman yang mudah untuk ditanam menggunakan teknik hidroponik yaitu, selada, tomat, lobak, timun, bayam, kangkung, kacang-kacangan, sawi, daun bawang dan masih banyak lagi.

Membuat Kebun Kecil dengan Teknik Hidroponik
Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:

Alat:
1.Botol plastik air mineral bekas.
2.Gelas plastik bekas air mineral.
3.Jerigen plastik bekas minyak goreng.
4.Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)

  1. Nutrisi hidroponik.
  2. Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah). Pilih yang paling mudah didapat.

Membuat Kebun Kecil di Rumah dengan Teknik Hidroponik

sahabat tanilogic, teknik penanaman ini begitu sederhana bukan? dapat dilihat dari alat yang digunakan yang hanya memanfaatkan limbah botol plastik, jergen ataupun gelas bekas menjadi wadahnya.

Langkah-langkah membuat tanaman hidroponik Wick dengan botol bekas :

  1. Potong botol menjadi 2 bagian, (atas dan bawah)
  2. Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran udara
  3. Pasang sumbu pada bagian bawah botol
  4. Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.
  5. Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.
  6. Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.
  7. Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar matahari.

Masyarakat perkotaan telah banyak menggunakan teknik ini, salah satunya adalah mereka juga menjadikannya sebagai peluang bisnis.

Kelebihan Bercocok Tanam Hidroponik itu sendiri ialah ;

  1. Perawatan lebih praktis, serta gangguan hama lebih terkontrol.
  2. Jika ada tanaman yang mati, lebih mudah diganti dengan tanaman yang baru.
  3. Tanaman dapat tumbuh pesat dengan keadaan yang tidak kotor dan rusak.
    4.Penggunaan lahan yang sederhana, bisa Anda susun demi menghemat tempat.
  4. Kualitas tanaman lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida atau pupuk kimia lain.
  5. Cukup terlindung dari air hujan, tanpa mengkhawatirkan kondisi cuaca.

Nah, dengan gambaran artikel diatas semoga sahabat tanilogic mampu mendapatkan inspiratif untuk pengaplikasian teknik ini dilahan sempit rumah kalian..
Selamat berkebun..
Salam tanaman sehat..

Penulis : Jumriani Syam

Bagikan di
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *